AIS (Sindrom Ketidakpekaan Androgen)
AIS
Ringkasan Singkat
AIS adalah kondisi genetik di mana individu dengan kromosom XY memiliki tubuh yang tidak merespons hormon pria (androgen).
Androgen-insensitivity syndrome (AIS) adalah kondisi perkembangan seksual di mana individu dengan susunan genetik laki-laki (kromosom 46,XY) memiliki resistensi terhadap hormon androgen (hormon seks pria). Akibatnya, tubuh mereka tidak berkembang dengan karakteristik pria secara normal. AIS dapat bersifat lengkap (CAIS), di mana individu tampak sepenuhnya sebagai perempuan secara lahiriah, atau parsial (PAIS), yang menghasilkan variasi dalam perkembangan alat kelamin.
Dari perspektif psikologis, AIS sering kali memunculkan isu terkait identitas gender dan kesehatan reproduksi. Banyak individu dengan CAIS dibesarkan sebagai perempuan dan memiliki identitas gender perempuan yang kuat, meskipun mereka secara genetik pria. Penanganan medis dan psikologis bagi individu dengan AIS memerlukan pendekatan yang sangat sensitif, melibatkan edukasi, dukungan emosional, dan pertimbangan etika yang mendalam mengenai penanganan medis pada organ reproduksi.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Money, J., & Ehrhardt, A. A. (1972). Man & Woman, Boy & Girl.
- APA Dictionary of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.